Kunjungan Virtual di Diskominfo Kendal, DPD RI Abdul Kholik Serap Aspirasi

Kendal- Wakil Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dr. Abdul Kholik, S.H., M.Si., melakukan kunjungan secara virtual di Dinas Komunkasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kendal, Selasa (5/10/2021).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penyerapan aspirasi masyarakat dan daerah, dalam pengembangan infrastruktur digital dan transformasi digital.

Dalam kunjungannya melalui Dalam Jaringan (Daring) Wakil Ketua Komite I Abdul Kholik disambut oleh Sekretaris Dinas Diskominfo Kabupaten Kendal, Drs. Dwi Cahyono Suryo, M.A.P., mewakili Kepala dinas Diskominfo KAbupaten Kendal, Wiwit Andariyono, S.STP., dan Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kendal Ahmad Syahrul Falah, S.Kom., M.M.

Pada acara itu, Abdul Kholik menanyakan terkait kepengambangan insfrastruktur digital dan transpormasi digital di Kabupaten Kendal. Selain itu, ia juga menanyakan terkait dengan perkembangan kondisi dimasa pandemi virus covid-19.

Pertanyaan tersebut kemudian ditanggapi oleh Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kendal, Ahmad Syahrul Falah S.Kom., M.M. Secara teknis Syarul memaparkan tentang kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang sudah di terapkan di Kabupaten Kendal.

“Pada tahun 2019 Kabupaten Kendal mendapatkan indeks SPBE tertinggi se-Jawa Tengah dari Kemenpan RB RI, yaitu dengan indeks 3, 76, tahun 2020 tetap, 2021 masih menunggu hasil dari Kemenpan RB,” ujar Syarul.

Ahmad Syarul juga menerangkan, jaringan intranet sudah terkoneksi keseluruh OPD Kendal, dan beberapa Desa di Kabupaten Kendal, memiliki kapasitas bandwidth 750 Mbbs untuk di sebarkan diseluruh OPD dan beberapa desa tersebut. Selain itu, Kendal memiliki layanan Command Center melalui 112 untuk mempermudah masyarakat melaporkan kejadian-kejadian terkeni yang harus segera ditindaklanti, seperti kejadian bencana alam dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi terkait dengan adanya daerah blank spot dan pembuatan aplikasi yang masih menunggu persetujuan dari kementerian.

Selanjutnya, terkait dengan penanganan virus covid-19, disampaikan oleh Sekretaris Diskominfo Kabupaten Kendal bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Kendal termasuk lebih awal berada pada PPKM Level 2, dan saat ini vaksinasi sudah mencapai sekitar 52 persen dari yang ditargetkan oleh pemerintah.

“Saat ini masyarakat Kendal yang sudah divaksin ada 400 ribu orang lebih, artinya sudah sekitar 52 persen dari yang ditargetkan oleh pemerintah yaitu 800 ribu orang. Seperti yang disampaikan Bupati Kendal, saat ini Pemkab terus melakukan percepatan vaksinasi dengan akselerasi bersama berbagai pihak, dengan harapan Kendal akan menurun menjadi Level 1, sehingga perekonomian masyarakat akan pulih kembali. Selain itu, dibidang pendidikan juga sudah dilakukan Pemebelajaran Tatap Muka dengan kapasitas kelas 50 persen dari jumlah siswa yang ada, ” terang Sekretaris Diskominfo Kendal.

Sementara itu, Wakil Komite I DPD RI Perwakilan Jawa Tengah Abdul kholik mengatakan, terkait pelaksanaan pengembangan digital di Kabupaten Kendal sudah sangat bagus dengan indeks yang tinggi di Jawa tengah, sehingga harus terus dipertahankan dan di optimalkan.

Abdul Kholik juga mengatakan, Kabupaten Kendal harus bisa bangkit lebih awal dari keterpurukan akibat pandemi virus covid-19, karena Kendal memiliki Kawasan Industri Kendal (KIK) sebagai sentra ekonomi di Jawa Tengah. “Kendal harus mampu bangkit lebih awal, kami akan terus mendorong Kendal untuk lebih bangkit lagi, karena Kendal ini sebagai sentra ekonomi Jawa Tengah,” tuturnya.

Anggota DPD Dapil Jateng itu menyampaikan siap mengawal aspirasi dari Kabupaten Kendal, salah satunya bantuan penyediaan Internet di daerah Blank Sport, dan permintaan rekomendasi terkait dengan pembuatan aplikasi yang belum turun di Kemenpan RB.
(Diskominfo/Heri)