
KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia menggelar pelatihan Digitalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai langkah percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Pelatihan berlangsung di Ruang Abdi Praja Setda Kendal dan dibuka secara resmi oleh Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, Rabu (17/09/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Disdagkop UKM Kendal, Kepala Diskominfo Kendal, General Manager PT Telkom Jateng Utara, serta Kepala Kantor PT Telkom Kendal.
Dalam sambutannya, Bupati Dyah Kartika menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan PT Telkom sebagai tindak lanjut dari dukungan Pemkab Kendal terhadap pengembangan koperasi desa.
“Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari dukungan pemerintah daerah terhadap Koperasi Desa Merah Putih, yang sebelumnya diawali dengan kegiatan kontak bisnis. Hari ini, bersama PT Telkom, kita melanjutkannya melalui pelatihan digitalisasi koperasi,” ujar Bupati Kendal.
Bupati menjelaskan bahwa Pemkab Kendal berkomitmen mempercepat pemberdayaan ekonomi desa melalui pembentukan Satuan Tugas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hingga kini, tercatat 286 koperasi telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan, dengan 120 di antaranya aktif beroperasi.
“Koperasi-koperasi ini mengelola berbagai unit usaha, mulai dari gerai sembako, layanan kesehatan, kantor layanan, unit simpan pinjam, logistik, hingga usaha berbasis kearifan lokal,” jelasnya.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat mendorong koperasi untuk memanfaatkan teknologi digital, salah satunya melalui aplikasi DigiKoperasi yang dikembangkan PT Telkom Indonesia.
General Manager PT Telkom Jateng Utara, Pribadi Nirwana, menyampaikan bahwa materi pelatihan difokuskan pada digitalisasi koperasi dan digital marketing guna membantu koperasi memperluas pasar dan memperkuat pengelolaan usaha.
Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor PT Telkom Kendal, Marta. Ia menegaskan komitmen PT Telkom untuk terus mendampingi koperasi dalam proses digitalisasi. Menurutnya, kemampuan digital pengurus koperasi masih beragam sehingga pendampingan intensif tetap dibutuhkan.
“Kompetensi digital belum merata. Karena itu, kami secara rutin mengadakan bimbingan teknis setiap Rabu untuk membantu koperasi memahami dan mengoperasikan aplikasi. Dari sisi sumber daya, kami siap mendampingi Koperasi Merah Putih agar semakin terakselerasi secara digital dan dapat mempercepat pertumbuhan bisnisnya,” jelas Marta.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kendal berharap koperasi desa semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sehingga mampu bersaing dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.