NIKMATI HASIL PEMBANGUNAN DENGAN RASA MEMILIKI

KENDAL – Hasil – Hasil Pembangunan di Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2018, Kamis (31/1/2019) diresmikan oleh Bupati Kendal dr. Mirna Anisaa, M.Si di halaman Tempat Pelelangan Kayu ( TPK ) Gambilangu Kecamatan Kaliwungu.

Dalam sambutannya, Bupati mengingatkan, “Sering ada yang kurang maksimal setelah hasil – hasil pembangunan usai diresmikan. Bangunan atau sarana dan prasarana memang bisa dimanfaatkan namun menjadi kurang maksimal ketika rasa memiliki tidak ada. Fisik sarana kurang terpelihara karena merasa bukan milik swendiri dan terkesan hanya dimanfaatkan,” ungkapnya.

Bupati Mirna berharap pengguna atau masyarakat yang memanfaatkan serta petugas yang mengelola bersedia ikut memelihara selain memanfaatkan dengan maksimal untuk kepentingan warga masyarakat di Kabupaten Kendal.

“Semua hasil pembangunan merupakan wujud tanggungjawab pemerintah pada masyarakat yang perlu dibanggakan dengan cara dimanfaatkan secara maksimal dengan penuh tanggungjawab dan rasa memiliki,” lanjut Bupati Mirna.

Bupati Kendal perempuan kedua dalam sejarah tersebut menguraikan sejak awal memimpin Kabupaten Kendal, anggaran hanya Rp. 400 milyar untuk pembangunan Kabupaten Kendal dengan PAD ( Pendapatan Asli Daerah ) sebesar Rp. 2 trilyun pada 2017. Setahun kemudian di bawah kepemimpinannya, PAD melonjak menjadi Rp. 2,5  dan pada tahun ketiga ( 2019 ) ditargetkan mencapai  Rp 3 trilyun.

“Peningkatan PAD belum tentu terjadi di daerah lain dari tahun ke tahun. Yang penting sinergitas untuk penggunaan keuangan negara dilakukan secara tertib sehingga bisa dimanfaatkan untuk pembangunan fisik bagi kesejahteraan masyarakat Kendal,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya, beliau mendisiplinkan penggunaan anggaran di Pemkab Kendal mulai dari tingkat desa sehingga semua berjalan dengan baik.

Di akhir sambutannya, Bupati Mirna mengharapkan, apa yang telah dibangun harus dirawat dengan baik dan bertanggungjawab “Apa yang ada ( pembangunan ) janganlah kita sia – siakan. Semua ada manfaatnya dan masih banyak yang harus kita kerjakan untuk kendal lebih maju ke depan,” ungkapnya.

“Pada tahun ketiga ini, tagline Kabupaten Kendal yakni “Kendal Mandiri” yang berfokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia terutama generasi muda supaya menjadi pelaku usaha ekonomi produktif. dan saya harapkan semua sepakat,” pungkas Bupati Mirna.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Tavip Purnomo, SH, MM menjelaskan, gelar pembangunan diharapkan segera dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja ASN dan pameran hasil produk UMKM untuk menumbuhkan kreatifitas masyarakat dalam menyokong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Diketahui dalam kegiatan gelar hasil pembangunan tersebut Bupati Mirna menandatangani prasasti proyek 2018 diantaranya pembangunan Gapura tugu perbatasan Kabupaten Kendal sebelah timur sebesar Rp. 6,6 milyar; pembangunan Pasar Sidorejo Brangsong Rp. 1,2 milyar; pembangunan gedung BLUD Rp. 2 milyar; pembangunan gedung rawat inap jiwa RSUD Soewondo Rp. 5,1 milyar serta Puskesmas Ngampel Rp. 1,9 milyar.

Kegiatan gelar hasil pembangunan diwarnai dengan pananyangan visual baik foto maupun video hasil pembangunan 2018, pameran produk UMKM Kabupaten kendal serta pertunjukan kesenian.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita, Komandan Kodim 0715 Kendal Letkol Inf. Ginda Muhamad, Wakil Bupati Kendal Drs. Masrur Masskur dan Sekda kendal Moh. Toha, ST, MT. ( Diskominfo / heDJ )