BERSAMA BPS, DISKOMINFO KENDAL ADAKAN FGD EVALUASI DATA POTRET WILAYAH


Kendal- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kendal bekerjasama dengan Badan Statistik Pusat Statistik (BPS) Kendal mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kecamatan Dalam Angka Menyongsosong Sensus Penduduk Tahun 2020 dan Evaluasi Data Potret Wilayah”, Rabu (25/9/2019) bertempat di Hotel Sae Iin Kendal, Jawa Tengah.

Acara itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, H. Moh Toha, M.T., M.Si., Plt. Kepala Diskominfo Kendal, Wiwit Andariyono, S.STp., Kepala Bidang Statistik Persandian Diskominfo, Juweni, S.Sos. M.Si beserta Kasi dan stafnya, serta diikuti oleh 60 orang peserta yang terdiri dari 20 Camat, 20 Petugas data dari kecamatan, Baperlitbang, dan BPS Kabupaten Kendal.

Pada acara tersebut mendatangkan narasumber dari BPS Provinsi Jawa Tengah, Kabid IPDS Agus Sudibyo, M.Stat, Endi Listyono selaku Kabid Pemanfaatan Data Inovasi dan Pelayanan Disdukcapil Kendal, dan Kepala BPS Kendal, Dra. Ummi Hastuti, M.Si.

Dalam sambutannya Plt. Kepala Diskominfo Kendal, Wiwid Andariyono menyampaikan bahwa BPS akan menyelenggarakan Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP2020). “Sensus Penduduk 2020 merupakan kegiatan nasional untuk memperoleh data dasar kependudukan yang sangat strategis dalam penyusunan perencanaan dan evaluasi pembangunan sampai wilayah administrasi terkecil. Untuk itu diperlukan persiapan-persiapan guna menunjang keberhasilan sensus tersebut seperti pada FGD kali ini,” ujarnya.

“Hasil yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah Bapak/Ibu memahami tentang tata urutan kegiatan sensus penduduk, manfaat data penduduk, serta operasional kegiatan di lapangan,” terang Plt. Kepala Diskominfo Kendal tersebut.

Sementara itu, H. Moh Toha menyampaikan, BPS pada tahun 2020 akan melaksanakan kegiatan besar yaitu Sensus Penduduk. Sensus Penduduk 2020 adalah menghitung kembali jumlah penduduk yang mendiami wilayah teritorial Indonesia, sehingga keberadaan seseorang terdeteksi hingga ketempat satuan lingkungan terkecil RT/RW, untuk itu diperlukan satuan untuk diperlukan data dasar dari wilayah kecamatan sampai ke tingkat desa/kelurahan.

“Saya menyambut baik atas penyelenggaraan kegiatan ini sebagai langkah awal dalam rangka persiapan Sensus Penduduk Tahun 2020. Kegiatan yang bersifat diskusi kali Iini antara peserta dalam hal ini camat dan petugas data dari Kecamatan serta narasumber. Saya berharap diskusi kali ini dapat menghasilkan masukan-masukan yang berguna kepada kita bersama dalam rangka kelancaran dan keberhasilan Sensus Penduduk 2020 di Kabupaten Kendal,” tutur H. Moh Toha.

Ia mengatakan, hal lain yang juga sangat mendukung dalam menyukseskan Sensus Penduduk Tahun 2020 adalah koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, termasuk pihak kecamatan. Koordinasi akan dilakukan mulai dari persiapan hingga pada saat pelaksanaan Sensus Penduduk. Keberadaan data penduduk menjadi penting dan strategis, karena data tersebut akan menjadi acuan utama pemerintah dalam perumusan kebijakan, merencanakan dan mengevaluasi pembangunan, khususnya terkait sumber daya manusia di Kabupaten Kendal. Oleh karenanya, peran aktif camat sebagai pemangku kebijakan sekaligus pimpinan wilayah di tingkat kecamatan sangat diperlukan.

Lanjut Sekda Kendal tersebut, “kemudian yang perlu diperhatikan selanjutnya, peran petugas antara lain Ketua RT/Pengurus RT hendaklah dipersiapkan dengan baik, sehingga mereka dapat bertugas dan bertanggungjawab pada wilayah masing-masing, dan dapat menghasilkan data kependudukan yang akurat”.

Ia juga menyampaikan, selanjutnya Pemerintah Kabupaten Kendal, dalam hal ini Dinas Komunikasi dan lnformatika, sedang menyusun dokumen Data Potret Wilayah Kabupaten Kendal, yang dalam rincian isinya termuat ekpose data statistik sektoral kecamatan. “Data-data ini meliputi kondisi geografis wilayah, kondisi sosial ekonomi, serta potensi pariwisata dan produk-produk potensial wilayah yang saudara pimpin. Maka dari itu, diharapkan pimpinan wilayah Kecamatan beserta petugas pengelola Sistem Informasi Kecamatan dapat mencermati data sementara yang telah disampaikan Diskominfo, dan menambahkan data-data yang kurang atau yang perlu/potensial untuk ditampilkan, kemudian melengkapi dengan data yang akurat, valid, dan terkini, dan selanjutnya siap untuk dibukukan sebagai bahan pertimbangan dan rujukan data dalam menyusun kebijakan dan perencanaan pembangunan di wilayah kabupaten Kendal,” ungkap H. Moh Toha.

“Demikian sambutan singkat yang dapat saya sampaikan, ikutilah kegiatan ini dengan baik, semoga dapat benar-benar menambah pengetahuan baru, memperluas wawasan yang berguna untuk mensukseskan kegiatan Sensus Penduduk Tahun 2020 dan pengumpulan serta peningkatan kualitas data sektoral wilayah,” tutup Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal.

Kemudia acara dilanjut dengan pemaparan para narasumber, diantaranya Endi  Listyono memaparkan tentang manfaat data penduduk, Agus Sudibyo, M.Stat, memaparkan gladi bersih SP Tahun 2020 dan mitigasi resiko, sedangkan Dra. Ummi Hastuti, M.Si., memaparkan kecamatan dalam angka menyongsong SP Tahun 2020.